Sunday, October 23, 2016

SPESIFIKASI PERANGKAT KERAS PADA MIKROKOMPUTER 8066 DAN 8088

A. PIN OUT


PIN OUT


Pin-out dan Fungsi Pin. Secara virtual tak ada perbedaan antara mikroprosesor 8086 dan 8088-keduanya terkemas dalam dual in-line package (DIP) 40-pin. Mikroprosesor 8086 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 16-bit, sementara mikroprosesor 8088 merupakan mikroprosesor 16-bit dengan bus data 8-bit.

Bagaimanapun terdapat perbedaan kecil antara keduanya, yakni pada sinyal kontrol. 8086 memiliki pin M/IO, dan 8088 memiliki pin IO/M. Perbedaan lainnya adalah pada pin 34 chip 8088 terdapat pin SSO sementara pada chip 8086 terdapat pin BHE/S7. Baik 8086 maupun 8088, keduanya membutuhkan catu daya sebesar +5,0 volt dengan toleransi sebesar 10 persen. 8086 menggunakan arus catu maksimum 360 mA, sementara 8088 menggunakan arus catu maksimum 340 mA.

Mikroprosesor 8086 dan 8088 akan kompatibel TTL jika kekebalan terhadap noise disesuaikan menjadi 350 mV dari nilai 400 mV yang biasa.



FUNGSI PIN


  • Pin 1 dan 20 : GND sebagai ground.
  • Pin 2-8 dan 39 : AD8¸ AD15 sebagai memori output dan bit alamat.
  • Pin 9-16 : AD0, AD7 sebagai transmisi memori dan alamat I/O pada tiap siklus bus.
  • Pin 17 : NMI sebagai non maskable interrupt.
  • Pin 18 : INTR sebagai masukan interrupt.
  • Pin 19 : CLK sebagai clock.
  • Pin 21 : RESET mikroprosesor akan mereset saat diberi input berlogika 1.
  • Pin 22 : READY untuk memasukan kondisi wait/tunggu dalam bus prosessor.
  • Pin 23 : TEST digunakan untuk kondisi A wait for test A´ Z.
  • Pin 24-25 : QS0 dan QS01 memberikan status queue intruksi internal.
  • Pin 26-28 : S0, S1, S2 memberikan informasi status untuk siklus bus.
  • Pin 29 : LOCK instruksi tetap aktif sampai akhir dari instruksi selanjutnya.
  • Pin 30 : RQ/GT1 merupakan jalur bidirectional dengan prioritas rendah.
  • Pin 31 : RQ/GT0 merupakan jalur bidirectional yang digunakan oleh lokal bus.
  • Pin 32 : RD digunakan untuk menerima data dari memory atau alat I/O saat diberi sinyal logika 0.
  • Pin 33 : MN/MX pin mode minimum / maximum.
  • Pin 34 (8066) : BHE/SE7 bus high enable.
  • Pin 34 (8088) : SS0 ekuivalen dengan pin S0 pada operasi mode maksimum.
  • Pin 35-38 : A16/S3¸ A19/S6 memberikan bital amat A16¸ A19.
  • Pin 40 : VCC sebagai input catudaya/power supply.

PIN MODE MINIMUM


Adalah operasi mode minimum mikroprosesor yang diperoleh dengan menghubungkan MN/MX ke VCC dengan tegangan +5 volt.


PIN MODE MAKSIMUM



Adalah operasi mode maksimum mikroprosesor yang diperoleh dengan menghubungkan MN/MX ke ground (GND).



B. CATU DAYA / POWER SUPPLY DC



Power Supply atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan Catu Daya adalah suatu alat listrik yang dapat menyediakan energi listrik untuk perangkat listrik ataupun elektronika lainnya. Pada dasarnya Power Supply atau Catu daya ini memerlukan sumber energi listrik yang kemudian mengubahnya menjadi energi listrik yang dibutuhkan oleh perangkat elektronika lainnya. Oleh karena itu, Power Supply kadang-kadang disebut juga dengan istilah Electric Power Converter.


KARAKTERISTIK INPUT


Karakteristik Input dari mikroprosesor ini sesuai untuk semua komponen logika standar yang ada, mikroprosesor-mikroprosesor ini kompatibel dengan semua komponen logika standar yang tersedia saat ini. Level arus input sangat kecil karena input merupakan koneksi gerbang MOSFET dan hanya mempresentasikan arus yang bocor.


KARAKTERISTIK OUTPUT


Level tegangan logika 1 pada 8086/8088 kompatibel dengan sebagian besar keluarga logika standar tetapi logika 0 tidak. Rangkaian standar logika memiliki tegangan maksimum logika 0 sebesar 0.4V dan 8086/8088 memiliki maksimum 0.45V. Dengan demikian ada perbedaan 0.05V. 

Perbedaan ini memperkecil kekebalan terhadap noise dari level standar sebesar 400mV (0.V-0.45V) menjadi 350 mV. Kekebalan terhadap noise adalah perbedaaan antara level tegangan output logika 0 dan level tegangan output logika 1. Oleh karena itu disarankan jangan lebih dari 10 load dari suatu tipe atau kombinasi yang dihubungkan ke suatu pin output tanpa buffer.



C. CLOCK GENERATOR



Clock generator adalah IC ( Integrated Circuit ) yang tertanam dalam motherboard dan berfungsi menentukan nilai-nilai frekuensi yang melalui jalur data antara processor dan chipset. Clock generator sudah mendampingi processor ( CPU ) sejak era processor pertama diciptakan tepatnya saat intel i8080 diperkenalkan.


CLOCK GENERATOR 8284A


Merupakan komponen tambahan microprocessor 8086/8088. Tanpa generator clock banyak rangkaian tambahan yang dibutuhkan untuk membangkitkan clock (CLK) pada sistem yang berbasis 8086/8088. 8284A menyediakan fungsi-fungsi atau sinyal-sinyal dasar sebagai pembangkit clock, menyelaraskan RESET, menyelaraskan READY, dan sinyal clock peripheral level TTL. Frekuensi operasi standard 5 Mhz untuk 8086/8088 didapat dengan memasang kristal 15 Mhz ke generator clock 8284A. Keluaran PCLK terdiri dari sinyal yang compatible TTL pada setengah frekuensi CLK. 

Bagian reset 8284A sangat sederhana hanya terdiri dari satu buffer Schmitt Trigger dan satu rangkaian flip-flop tipe-D. Jika microprocessor 8086/8088 mengalami reset, mikroprosesor ini mulai mengeksekusi perangkat lunak pada lokasi memory FFFF0H (FFFF:0000) dengan pin interrupt request disable. 

RESET: Negative edge-triggered flipflop mengunakan sinyal RESET pada 8086 dalam kondisi turun. Mikroprosesor 8086 pada pin RESET dalam kondisi naik. Memeriksa reset timing telah melakukan masukan RESET pada mikroprosesor berlogika 1 selama 4 pulsa pada awal diaktifkan dan 1 lebih 50us.


OPERASI 8284A


8284A secara relatif merupakan komponen yang mudah untuk dipahami. Operasi 8284A terdiri dari 2 operasi, yaitu :


Operasi dari bagian CLOCK

Setengah bagian atas dari diagram logikan menunjukan bagian sinkronisasi clock dan reset kembali dari clock generator 8284A. Seperti yang di tunjukan dalam diagram oscilator kristal mempunyai dua input : X1 dan X2, jika kristal didekatkan ke X1 dan X2, maka oscilator akan membuat signal gelombang-square dari frekuensi yang sama dengan kristal.

Output dari jawaban dibagi 3 akan membuat timing untuk sinkronisasi yang telah siap, signal untuk jawaban lain dibagi 2, dan signal CLK ke mikroprosesor 8086/8088. Dua jawaban yang dikirim tersebut menyediakan output dibagi 6pada PCLK.


Operasi dari bagian RESET

Bagian reset dari 8284A adalah sangat sangat sederhana. Bagian ini terdiri dari buffer trigger Sxhmitt dan sirkuit flip-flop tipe-D tunggal. Dari flip-flot tersebut dapan meyakinin bahwa timing yang diperlukan dari input RESET 8086/8088 akan dijumpai. Dibagian ini menerapkan signal RESET ke mikroprosesor pada sisi trasisi 1-0 (negatif). 

RC menyediakan logika 0 kepin input RES ketika power pertama diterapkan ke sistem yang ada, input RES akan menjadi logika 1 karena beban kapasitas terhadap +5V melalui transistor dan switch memungkinkan mikroprosesor untuk diatur kembali oleh operator. Timing inpute RESET untuk menjadi logika 1 tidak lebih dari 4(empat) jam setelah power sistem diterapkan dan dijaga tetap tinggi.




D. BUS BUFFERING DAN LATCHING



DEMULTIPLEXING BUS



Bus alamat atau data pada 8086/8088 dilakukan multiplexing (dipakai bersama) untuk memperkecil jumlah pin yang dibutuhkan untuk IC microprocessor 8086/8088. Karena bus-bus microprocessor 8086/8088 dilakukan multiplexing dan kebanyakan memory dan peralatan I/O tidak, maka sistem haruslah dilakukan demultiplexing sebelum pengantarmukaan dengan memory atau dengan I/O. Proses demultiplexing dilakukan oleh latch 8-bit yang pulsa clock berasal dari sinyal ALE.


SISTEM BUFFERING



Jika lebih dari 10 satuan beban terhubung ke pin bus manapun, seluruh sistem 8086 atau 8088 harus dilakukan buffer. Pin yang telah dilakukan multiplexing, maka sudah dilakukan buffer oleh latch 74LS373, yang dirancang untuk mengendalikan bus kapasitas tinggi yang ditemukan pada sistem microprocessor.

Arus output buffer telah dinaikkan sehingga lebih banyak satuan beban TTL yang dapat dikendalikan. Keluaran logika 0 menyediakan sampai 32 mA arus sink, dan output logika 1 menyediakan arus sumber hingga 5,2 mA.


FULL BUFFERING



Pada full buffering dibutuhkan 3 macam IC,yaitu: 74LS244,74LS245dan74LS373. Arahdari 74LS245 dikontrol oleh sinyal DT/R. Sinyal full buffering akan mengarah ke sistem timing delay.

Mikroprosesor 8088 yang ditahan secara penuh/ full buffered. ada delapan pin alamat yang masih ada, A15-A8 menggunakan buffer octal 74LS244, delapan pin data bus D7-D0 menggunakan 74LS245 octal buffer bus dengan satu tujuan dan signal kontrol bus RD, IO/M, dan WR menggunakan buffer 74LS244. sistem 8088 yang ditahan akan memerlukan dua 74LS244 dan satu 74LS245, dan dua 74LS373 tujuannya agar signal DT/R bisa dimungkinkan atau tidak dengan signal DEN.

Mikroprosesor 8086 yang ditahan secara penuh. Pin alamatnya telah ditahan dengan lacth alamat 74LS373 dan data busnya menggunakan dua buah 74LS245 octal buffer bus dengan satu tujuan, dan signal kontrol bus M/IO, RD, WR memggunakan 74LS244. sistem 8086 berbeda dengan sistem 8088. 8086 memerlukan satu 74LS244, dua 74LS245, dan tiga 74LS373 karna 8086 memerlukan lebih banyak bus.


HALF BUFFERING


Sama seperti Full buffering, tetapi yang membedakan half buffering dan full buffering adalah jumlah pin yang dipakai, Half buffering hanya memakai setengah pin yang ada di full buffering.


BIDIRECTIONAL BUFFER



Mode ini mampu mengrim/menerima data dalam dua arah (bidirectional handshake data transfer). Mode ini menyebabkan port A bisa berfungsi sebagai masukan sekaligus keluaran yang dilengkapi dengan sinyal jabat tangan 5 bit dari port C sebagai kontrol port A. Mode ini tidak tersedia untuk port B.

Berfungsi untuk menaikan kapasitas penyetiran databus yang digunakan. Bidirectional buffer menggunakan IC74LS245 yang juga disebut sebagai octal-bus-transceivers.


UNIDIRECTIONAL BUFFER



Mode ini mampu mengrim/menerima data dalam satu arah (undirectional handshake data transfer).


LATCHING


Latch adalah sirkuit yang dapat menyimpan data lebih dari satu bit. Latch dan flip-flop hampir serupa. Pada flip-flop menggunakan clock,latch tidak. Latching adalah proses yang berfungsi untuk menyimpan alamat dan data. 

Latching lebih sering digunakan selain register karena latch dapat memaksimalkan setup times. Jika data atau alamat berubah saat latch aktif,data bisa langsung diteruskan. Sedangkan jika menggunakan register,proses tersebut tidak bisa dilakukan karena harus menunggu proses transisi clock terlebih dulu.


SISTEM D - LATCH



D-Latch bisa disebut juga D Flip-Flop atau data flip-flop merupakan pengembangan dari RS flip-flop, pada D flip-flop kondisi outputnya tidak menentu atau tidak lagi terjadi. Data flip-flop merupakan dasar rangkaian utama sebuah penyimpanan data memory digital. Inputan pada RS flip-flop ada dua yaiutu Reset dan Set, dan kedua inputan itu di modif menjadi 1 inputan saja yaitu D atau data.

D-Latch hampir serupa dengan latch. Perbedaannya adalah D-Latch hanya memiliki satu input. D-Latch dapat digunakan sebagai 1bit memori sirkuit.








DAFTAR PUSTAKA








Tuesday, October 18, 2016

MIKROKOMPUTER

A. Peran Mikrokomputer dalam Sistem Komputer



Mikrokomputer adalah sebuah kelas komputer yang menggunakan mikroprosesor sebagai CPU utamanya. Komputer mikro juga dikenal sebagai Personal Computer (PC), Home Computer atau Small-business Computer. Komputer mikro yang diletakkan di atas meja kerja dinamakan dengan desktop, sedangkan yang dapat dijinjing (portabel) dinamakan dengan Laptop, karena sering diletakkan di atas paha.
Ketika komputer mikro pertama kali muncul ke pasaran, komputer jenis ini dianggap sebagai perangkat yang hanya digunakan oleh satu orang saja, yang mampu menangani informasi yang berukuran 4-bit, 8-bit, atau 16-bit (dibandingkan dengan minicomputer atau mainframe yang mampu menangani informasi lebih dari 32-bit) pada satu waktunya. Pengembangan lebih lanjut, menjadikan klasifikasi antara mainframe, minicomputer dan komputer mikro menjadi tidak relevan lagi, karena komputer mikro yang baru mampu menangani informasi 32-bit, atau 64-bit dalam satu waktunya, sama seperti halnya mainframe atau mini computer. Selain itu, komputer mikro juga sekarang telah mendukung banyak pengguna dalam satu waktunya. komputer mikro didesain untuk digunakan di dalam rumah, sekolah, atau perkantoran.
Peran mikrokomputer pada sistem komputer sangatlah penting karena mikrokomputer berfungsi untuk interkoneksi antara mikroprosesor (CPU) dengan memori utama (main memory) dan antarmuka input output (I/O) yang dilakukan dengan menggunakan sistem interkoneksi BUS.


B. Konsep Dasar Mikrokomputer



Sebuah sirkuit terpadu yang berisi semua elemen logika yang diperlukan untuk sistem komputer yang lengkap. Komputer mikro adalah komputer kecil juga disebut komputer pribadi (PC) yang dibangun dengan sirkuit terpadu yang disebut mikroprosesor sebagai CPU (Central Processing Unit). Sistem komputer mikro terdiri dari berbagai bagian seperti CPU (Mikroprosesor), Memory terdiri dari jenis primer (RAM, ROM) dan tipe sekunder (Hard Disk), Input dan Output perangkat (I/O). Bagian ini dihubungkan oleh garis sejajar yang disebut bus. Di antara tiga, bus data dan control bus yang bi-directional dan bus alamat adalah bus searah. 

Bila sebuah komputer dibangun dalam sebuah PCB tunggal maka disebut mini komputer dan sebuah CPU yang dipakai dalam sebuah chip semikonduktor disebut mikroprosessor. Mikrokomputer sendiri adalah sebuah komputer yang dikonstruksi dari sebuah mikroprosesor dengan ditambahkan unit memori serta sistem I/O. Sistem mikrokomputer sama dengan yang terdapat pada sistem komputer. Untuk menanggulangi berbagai macam kerja yang harus dilakukan, biasanya diberikan logika tambahan atau rangkaian logika lain misalnya tri-state buffer, buffer, decoder, multiplexer.


C. Sejarah Perkembangan Komputer



Asal-usul sejarah perkembangan komputer tak dapat lepas dari kebutuhan manusia untuk dapat mengetahui berapa hasil dari suatu perhitungan, mulai dari perhitungan yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Agar dapat memperoleh suatu informasi dengan tepat dan cepat, manusia selalu berusaha mencari dan menemukan suatu alat bantu hitung dan pengolah data yang lebih baik. Pada mulanya seluruh alat bantu hitung digerakkan secara manual dengan tenaga manusia (Periode Manual Tahun 1000 SM - 1641 M), kemudian alat bantu hitung berkembang menggunakan tenaga penggerak mekanik menggunakan roda bergigi yang digerakkan tangan (Periode Mekanis 1642-1885). 
Pada perkembangan selanjutnya, alat bantu hitung, mesin mekaniknya mulai menggunakan tenaga listrik (Periode Elektromekanis 1886 - 1945), dan pada perkembangan terakhir menggunakan sirkuit elektronik (Periode Elektronik 1946 - sekarang).

Komputer Generasi I

Pada generasi ini komputer memekai banyak sekali tabung hampa dengan ukuran yang sangat besar hingga memenuhi satu ruangan, dan komputer ini dinamakan ENIAC (Electronic Numerikal Itegrator and Computer). Karena ukurannya yang cukup besar namun hanya bisa menyimpan data yang sedikit, maka lahirlah komputer generasi 2.

Komputer Generasi II

Penggunakan tabung hampa digantikan dengan transistor sehingga lebih menghemat tempat dan juga daya. Sejak generasi ini juga mulai bermunculan berbagai bahasa pemrograman seperti COBOL, ALGOL, dan FOTRAN. Dari segi ukuran komputer generasi II lebih kecil hanya sebejar ukuran meja kerja dan mampu menyimpan data lebih banyak. Komputer ini lebih dikenal dengan nama UNIVAV (Universal Aotomatic Computer).

Komputer Generasi III

Seiring dengan sejarah perkembangan komputer, keberadaan transistor pada generasi sebelumnya telah digantikan dengan IC, dimana IC sendiri ditemukan oleh insinyur asala Texas yang bernama Jack Kilby pada tahun 1958. Pada generasi ini juga lahir microprocessor pertama yaitu interl 4004 pada tahun 1971.

Komputer Generasi IV

Pada 1980 an muncul komputer generasi baru ditandai dengan munculnya LSI (Large Scale integration). Dimana ini merupakan peadatan ribuan IC menjadi sebuah chip. Kemudian LSI terus dikembagkan hingga lahirlah VLSI (Very Large Scale Integration).


Komputer Generasi V

Komputer masa depan saat ini sedang terus dikembangkan dan inilah generasi yang sedang kita lalui. Meskipun belum ada proyek nyata, konsep komputer generasi ke-5 memiliki kecerdasan buatan sehingga komputer akan memiliki nalar seperti manusia, dan bisa terus belajar dari pengalaman. Dan itulah sejarah perkembangan komputer dari waktu ke waktu.




D. Sejarah Perkembangan Mikroprosessor




Mikroprosesor pertama diperkenalkan pada tahun 1971. Saat itu diperkenalkan olehIntel dan diberi nama Intel 4004. Intel 4004 adalah mikroprosesor 4 bit dan bukan merupakan mikroprosesor yang kuat. Dapat melakukan operasi penambahan dan pengurangan pada 4 bit pada satu waktu.

Namun, Intel 8080-lah mikroprosesor pertama yang digunakan di rumah-rumah, diperkenalkan pada tahun 1974 dan dapat melakukan operasi 8 bit. Kemudian pada tahun 1976, Intel memperkenalkan prosesor 8085 yang tidak lain merupakan update dari prosesor 8080.8080 diperbarui dengan menambahkan instruksi Enable-Disable, tiga buah interrupt pin dan pin I/O serial.

Intel memperkenalkan 8086 selama tahun 1976. Perbedaan utama antara 8085 dan 8086 prosesor adalah bahwa 8085 adalah prosesor 8 bit, tapi 8086 prosesor adalah prosesor 16 bit. Keuntungan terbesar dari prosesor 8086 adalah bahwa hal itu tidak berisi instruksi Floating Point. Prosesor seperti 8085 dan 8086 tidak mendukung representasi dan instruksi tersebut.

Intel kemudian memperkenalkan prosesor 8087 dan kemudian 8088 prosesor yang dimasukkan ke dalam komputer IBM. Tahun-tahun berlalu prosesor berkembang dari 8088,80286,80386,80486, Pentium II, Pentium III, Pentium IV dan sekarang Core2Duo, Dual Core dan Quad adalah terbaru di pasar.




E. Terminologi Dasar pada Mikrokomputer




TERMINOLOGI BIT

Bit adalah kependekan dari ”Binary Digit”, yang berarti digit biner. Binary digit adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital. Komputer tidak menggunakan angka desimal untuk menyimpan data, Semua data komputer disimpan dalam angka-angka biner. Hanya 2 nilai berbeda yang bisa dinyatakan satu bit, entah nilai 0 atau nilai 1.


TERMINOLOGI ALU

Arithmatic Logical Unit (ALU), adalah salah satu bagian/komponen dalam sistem di dalam sistem komputer yang berfungsi melakukan operasi/perhitungan aritmatika dan logika (Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. ALU bekerja besama-sama memori, di mana hasil dari perhitungan di dalam ALU di simpan ke dalam memori. 
Perhitungan dalam ALU menggunakan kode biner, yang merepresentasikan instruksi yang akan dieksekusi (opcode) dan data yang diolah (operand). ALU biasanya menggunakan sistem bilangan biner (two’s complement). ALU mendapat data dari register. Kemudian data tersebut diproses dan hasilnya akan disimpan dalam register tersendiri yaitu ALU.


TERMINOLOGI ADDRESS

Sebuah pola dengan nilai 1 atau 0, yang mempresentasikan lokasi spesifik dari memory atau perangkat IO


TERMINOLOGI ROM DAN RAM

RAM (Random Access Memory)

RAM adalah unit memori yang dapat dibaca dan/atau ditulisi. Data dalam RAM bersifat volatile (akan hilang bila power mati). RAM hanya digunakan untuk menyimpan data sementara, yaitu data yang tidak begitu penting (tidak masalah bila hilang akibat aliran daya listrik terputus). Ada dua macam RAM yaitu RAM statik dan RAM dinamik. RAM statik adalah flipflopyang terdiri dari komponen seperti resistor, transistor, dioda dan sebagainya. Setiap 1 bit informasi tersimpan hingga sel “dialamatkan” dan “ditulis-hapuskan”. RAM dinamik menyimpan bit informasi sebagai muatan. Sel memori elementer dibuat dari kapasistansi gerbang-substrat transistor MOS.

ROM (Read Only Memory)

ROM merupakan memori yang hanya dapat dibaca. Data tidak akan terhapus meskipun aliran listrik terputus (non-volatile).


TERMINOLOGI REGISTER

Register adalah memori berukuran sangat kecil dengan kecepatan akses sangat tinggi. jika digunakan untuk menampung hasil olahan disebut sebagai accumulator. akan disimpan ke main memory sebagai hasil olahan CPU. instruksi pada main memory yang akan diambil atau yang akan diletakkan.


TERMINOLOGI BUS

Bus adalah sebuah subsistem yang mentransfer data atau listrik antar komponen komputer di dalam sebuah komputer atau antar komputer.


TERMINOLOGI INSTRUCTION SET

Set instruksi (instruction set) adalah sekumpulan lengkap instruksi yang dapat di mengerti oleh sebuah CPU, set instruksi sering juga disebut sebagai bahasa mesin (machine code), karna aslinya juga berbentuk biner kemudian dimengerti sebagai bahasa assembly, untuk konsumsi manusia (programmer), biasanya digunakan representasi yang lebih mudah dimengerti oleh manusia.


TERMINOLOGI CLOCK

Microcomputer membutuhkan singkronisasi terhadap semua komponen pendukungnya, ini dapat di jalankan dengan bantuan clock / timing circuit.


TERMINOLOGI CHIP

Chip komputer adalah sirkuit elektronik kecil, juga dikenal sebagai sirkuit terpadu, yang merupakan salah satu komponen dasar dari sebagian besar jenis perangkat elektronik, terutama komputer. Chip komputer berukuran kecil dan terbuat dari semikonduktor yang biasanya terdiri dari silikon, yang terdiri dari beberapa komponen termasuk transistor yang tertanam dan digunakan untuk mengirimkan
sinyal data elektronik.





Daftar Pustaka