Sunday, September 6, 2015

DOMAIN













Pengertian Domain


 
Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Menurut Tech Terms oleh Jeff Rutenbeck Domain name adalah sebuah sistem penamaan yang mengidentifikasi setiap  server jaringan unik di internet.
Dalam matematika, kumpulan dari argumen-argumen dan hasil-hasil dari fungsi dikenal dengan domain dan co-domain. Domain akan ditandai sebagai kumpulan dari nilai-nilai yang dikirimkan sebagai argumen-argumen atau dikembalikan sebagai hasil.
Nilai-nilai kebenaran, karakter, integer, real, file, pointers, record, set, prosedur dan abstrak fungsi, lingkungan, perintah dan definisi tidak lain bagian dari bahasa pemrograman. Suatu domain adalah satu kumpulan elemen-elemen dan digabungkan dengan sekumpulan operasi.
Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP.
Domain memiliki format huruf (a,b,c dan seterusnya), angka (1,2,3 dan seterusnya) dan simbol (-) sebagai nama url (Uniform Resource Locator) situs web. Anda dapat membuat alamat website sesuai keinginan Anda, bisa menggunakan huruf, angka atau simbol saja. Berdasarkan buku pengantar jaringan komputer, ada 3 bagian yang mendukung kinerja Domain name system yaitu:

1.  Domain Name system resolvel, adalah sebuah program DNS client yang dijalankan pada komputer user dan menghasilkan DNS request program aplikasi yang berfungsi untuk menjawab pertanyaan program aplikasi tentang domain.
2.      Recursive Domain name system server, yang akan melanjutkan pencarian Domain name system melalui respons (balasan) query dari resolver dan mengembalikan jawaban ke resolver. Domain Name system Server ada 3 jenis yaitu:
a.    Cache, jenis ini tidak memiliki data nama nama host dari domain tertentu. Hanya mencari jawaban dari beberapa domain name system server dan menyimpan hasil di dalam cache-nya untuk keperluan mendatang
b.     Primary (master) adalah dns server yang menyimpan list lengkap dari sebuah domain yang dikelola.
3.   Authoritative Domain Name System Server, adalah bagian yang mengeksekusi jawaban jawaban keluar ke query dari recursor, pada tiap-tiap bagian jawaban atau bagian dari penunjukan atau penyerahan.


  Kategori Domain


 
Kategori domain dibagi menjadi dua, yaitu :

a.       Primitive Domain
Sifatnya atomic. Atomic adalah sifat dari atribut yang menggambarkan bahwa atribut tersebut berisi nilaiyang spesifik dan tidak dapat dipecah lagi.
b.      Compound Domain
Kumpulan dari nilai-nilai yang dibangun dari domain-domain pembangun satu atau domain pembangun yang lain.

                   Ada beberapa kategori domain yang digunakan di Indonesia, berdasarkan tipe dari sebuah website itu sendiri, berikut beberapa domain tersebut :

1)      CO.ID
Domain ini digunakan untuk website perusahaan kecil sampai besar, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : Akte Notaris (bila tidak ada SIUP), Surat Bukti Kepemilikan Merk, Kartu Identitas Penerima Kuasa.
2)      OR.ID
Domain ini digunakan untuk website organisasi, yayasan atau komunitas online, persyaratan untuk melakukan pendaftaran :  Akte Notaris Yayasan/Organisasi atau Surat Keputusan Organisasi, Kartu Identitas Penerima Kuasa.
3)      AC.ID
Domain ini digunakan untuk website perguruan tinggi/akademik di indonesia, persyaratan untuk melakukan pendaftaran : SK Depdibud Pendirian Lembaga, Akta Pendirian/Surat Keputusan Rektor, Kartu Identitas, Surat Penunjukkan/Kuasa dari Pejabat Tertinggi Lembaga Pendidikan.

Elemen-elemen Domain

 

Ada beberapa compound domain yang digunakan dalam computer sign, yaitu: array, tupple, record, union, set, list, tree, file, relation, definition dan mapping. Compound domain dibangun oleh suatu domain pembangun. Suatu domain pembangun adalah :

a.       Product domain

b.      Sum domain

c.       Function domain

d.      Power domain

e.       Recursive domain



    1. Domain Produk


Domain-domain yang dibangun oleh pembangun product domain disebut tuples dalam ML, record dalam Cobol, Pascal dan ADA, struktur dalam C dan C++. Bentuk product domain adalah dasar dari database relational dan pemrograman logic.
Pada kasus biner, product domain pembangun, x, membangun domain A x B dari domain A dan B. Jika a adalah elemen dari A dan b adalah suatu elemen dari B maka (a,b) adalah suatu elemen dari A x B.
                        A X B = {(a,b)| a in A, b in B}


   2. Domain Sum


Domain-domain yang dibangun oleh pembangun sum domain disebut varian record dalam Pascal dan ADA, Unions dalam Algol-68, Constructor dalam ML. Sum domain disebut juga disjoint union atau co-product domain. Didalam Pascal disebut record varian dan dalam C disebut suatu struktur.
Dalam kasus biner, sum domain pembangun,+, membangun domain A + B dari domain A dan B. Jika a adalah elemen dari A dan b adalah elemen dari B maka (A,a) dan (B,b) adalah unsur-unsur A + B.

A + B = {(A,a) | a in A} union {(B,b) | b in B}

Dimana A dan B disebut tags dan digunakan untuk membedakan pendukung elemen A dan pendukung elemen B. Sum domain disebut juga disjoint union atau co-product domain. Didalam Pascal disebut record varian dan dalam C disebut suatu struktur.

Sum domain : D0 +…+ Dn

Assembly operations: (Di, di) in D0 +…+ Dn and D0 +…+ Dn = unioni = 0 n {(Di,d) | d in Di}. Disassembly operations: Di(Di,di) = di.


    3. Domain Fungsi


Domain-domain yang dibangun oleh pembangun function domain disebut fungsi di dalam Haskell, prosedur di dalam Modula-3 dan proses dalam SR. Pembangun function domain membentuk domain A à B dari domain A dan B. domain A à B terdiri dari semua fungsi A ke B. A disebut domain dan B disebut co-domain. (lamda x.e) adalah suatu elemen di A à B dimana e adalah suatu ungkapan yang berisi kejadian dari suatu identifier x, dimana a adalah nilai A merubah kejadian x di dalam e, nilai e[a:x] menghasilkan B.

Function Domain : A à B

Assembly operation: (lamda x.E) in A à B where for all a in A, E[x:a] is a unique value in B. Disassembly operation: (g a) in B, for g in A à b and a in A.


   4. Domain Power


Teori set yang menyediakan suatu notasi untuk uraian perhitungan. setL adalah suatu bahasa pemrograman yang didasarkan pada kumpulan (set) dan digunakan untuk menyediakan compiler ADA. Pascal menyediakan operasi set union dan intersection. Beberapa bahasa menyediakan mekanisme untuk dekomposisi suatu jenis ke dalam subtypes. Enumerasi adalah elemen dari subtype yang lainnya adalah subranges.
Kumpulan dari semua subset dari set adalah power set digambarkan sebagai berikut:

PS = { s | s is a subset of S}

Subtypes dan subranges adalah contoh dari pembangun power set.

Beberapa bahasa menyediakan mekanisme untuk dekomposisi suatu jenis ke dalam subtypes. Enumerasi adalah elemen dari subtype yang lainnya adalah subranges. Power domain membangun suatu domain dari elemen-elemen set. Untuk domain A, pembangun power domain P() menciptakan domain P(A), suatu kumpulan yang anggotanya adalah subset dari A.

Power Domain : PD

Assembly operations: ø in PD, {a} in PD for a in D, and Si union Sj in PD for Si, Sj in PD.



    5. Domain Terdefinisi Rekursif



Definisi disebut Recursively sebab nama domain “recurs” pada sisi kanan dari definisi. Recursively defined domain tergantung pada abstrak karena nama domain adalah suatu bagian penting dari definisi domain.
Lebih dari satu set boleh mencukupi suatu recursively defined. Bagaimanapun, mungkin saja ditunjukkan bahwa suatu recursively defined selalu mempunyai solusi terkecil. Solusi terkecil adalah suatu subset solusi yang lain.

Limit Construction
D0 = null
Di+1 = e[D:Di] for i = 0,…
D = limi à infty Di

No comments:

Post a Comment